Berita 19/03/2026 ...

Berawal dari Posko Mudik, Ketum GP Ansor Buka Peluang Program Ritel Kemitraan BUMA di Kersana

Berawal dari Posko Mudik, Ketum GP Ansor Buka Peluang Program Ritel Kemitraan BUMA di Kersana

KERSANA, BREBES – Kunjungan mendadak Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Sahabat Addin Jauharudin, ke Posko Mudik Banser Kecamatan Kersana pada Rabu malam (18/03/2026) ternyata membawa angin segar yang lebih besar bagi organisasi. Tidak hanya memantau kelancaran arus mudik, pertemuan ini juga membuahkan diskusi strategis mengenai kemandirian ekonomi kader.

Kejutan di Jalur Mudik! Ketum PP GP Ansor Addin Jauharudin Tinjau Posko Banser Kersana

Adanya kesamaan visi dan chemistry yang kuat terkait pengembangan bisnis membuat perbincangan antara Pimpinan Pusat dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) berlangsung hangat. Ketua PAC GP Ansor Kersana, Ahmad Cahrudin, memanfaatkan momen berharga ini untuk memaparkan langsung berbagai usaha kemandirian ekonomi organisasi yang saat ini sedang digarap, maupun yang sudah berjalan di wilayah Kersana.

Apresiasi Pimpinan Pusat dan Peluang Sinergi

Mendengar pemaparan tersebut, Ketum Addin Jauharudin memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Ia melihat adanya inisiatif kemandirian yang kuat dari para kader di akar rumput. Sebagai tindak lanjut nyata, beliau menyatakan akan memfasilitasi dan menghubungkan pengurus PAC Kersana langsung dengan Pimpinan Pusat yang membidangi pengembangan usaha.

"Inisiatif dari sahabat-sahabat PAC Kersana ini sangat luar biasa dan sejalan dengan visi besar kita. Pimpinan Pusat siap menjembatani pengembangan usaha ini agar skalanya bisa lebih besar, terarah, dan membawa manfaat nyata," tegas Addin.

Peluang Ekspansi Program Ritel Kemitraan BUMA di Kersana

Dukungan penuh dari Ketum PP GP Ansor ini membuka peluang lebar bagi PAC Kersana untuk ikut serta dalam program unggulan organisasi, yakni Program Ritel Kemitraan di bawah naungan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA).

Seperti yang telah diluncurkan oleh Pimpinan Pusat, GP Ansor memiliki kemitraan strategis dengan jaringan ritel modern (Indomaret Group) dan perbankan untuk memperkuat fondasi ekonomi kader. Melalui BUMA, terdapat beberapa model usaha ritel yang kelak bisa diadaptasi dan dikembangkan di Kecamatan Kersana, di antaranya:

  • Warung BUMA: Model usaha ritel skala mikro dengan modal terjangkau yang sangat cocok untuk pemberdayaan ekonomi tingkat ranting atau desa, dengan dukungan pasokan barang langsung dari pusat distribusi.
  • BUMA Minimart: Usaha ritel skala menengah untuk menjangkau pasar yang lebih luas di titik-titik strategis tingkat kecamatan.
  • Kemitraan Ritel Modern: Pembukaan gerai ritel standar (franchise) yang dikelola secara korporat oleh kader Ansor.

Dengan adanya lampu hijau dari Ketum Addin Jauharudin, Ahmad Cahrudin optimis bahwa pengembangan unit usaha di Kersana akan melesat. "Arahan dan koneksi langsung dari Ketum menjadi bahan bakar bagi kami untuk segera merealisasikan kemandirian ekonomi Ansor Kersana secara masif dan profesional," pungkasnya.

Artikel Terkait